Sabtu, 03 Januari 2015

Tentang Pacaran

Disaat mereka saling mengirim pesan dengan kata yang menurut mereka romantis.
Ketahuilah bahwa romantis itu adalah jika saat sudah menjadi halalnya.

Disaat mereka bermalam minggu dengan ‘pacarnya’.
Ketahuilah bahwa kau yang berada dirumah lebih dimuliakan oleh Allah.

Disaat mereka sedang berduaan sebelum ada ikatan halal.
Ketahuilah bahwa mereka telah mendekati zina.

Disaat mereka berdoa agar hubungan ‘pacaran’ mereka langgeng.
Ketahuilah bahwa mereka terkena hasutan syaitan.

Sahabat…
Mudah bagimu berkata rindu pada seseorang yang kau sukai.
Namun pernahkah kau merindukan Rasulullah?

Air matamu dengan mudahnya menetes saat merindukan orang yang kau sukai.
Namun pernahkah air matamu menetes disaat kau merindukan Rasulullah?

Ketahuilah dahulu Rasulullah selalu bedoa untuk kita, umatnya.

Dia selalu merindu kita.

Bahkan saat sakaratul mautpun dia khawatirkan kita.

Dia khawatir kita terjerumus seperti pada zaman jahiliyah.

Dia khawatir kita terkena api neraka.

Dia khawatir kita berlomba lomba saling memperebutkan dunia.

Sahabat…

Taukah kau bahwa ‘pacaran’ itu aktivitas orang jahiliyah yaitu orang – orang yang masih bodoh karena belum mendapat cahaya Islam?

Jangan merasa iri pada mereka. Sebagai perempuan muslimah yang berusaha menjaga izzah (harga diri), pacaran sama sekali bukan menjadi pilihan untuk menghabiskan masa muda.

Jangan khawatir kehabisan stok jodoh bila alasan remaja pacaran adalah mudah mendapat jodoh.
Jodoh itu sudah dituliskan dalam Lauhul Mahfudz dengan rizki dan mati kita. 

Tinggal bagaimana menjemput jodoh itu merupakan pilihan manusia, apakah jalan halal atau haram yang akan ditempuh. Dan inilah yang nantinya akan dihisab di hari perhitungan kelak.

Sahabat…

Bukankah Allah sudah menjanjikan dalam firman Allah.

“Wanita yang baik untuk lelaki yang baik. Lelaki yang baik untuk wanita yang baik pula (begitu pula sebaliknya). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang melimpah.” (QS. An-Nuur: 26).

Akan selalu ada lelaki yang baik untuk wanita yang terus berusaha memperbaiki diri. Dan akan selalu ada wanita untuk lelaki yang selalu berusaha memperbaiki diri.

Ingat… Kehidupan bukan hanya di dunia. Ketahuilah bahwa kita yang tadinya mati, lalu Allah menghidupkan kita, lalu kita dimatikan, dan akhirnya kita dihidupkan kembali.

Jangan sia-siakan waktumu dengan memikirkan dan beraktivitas pacaran saja. Jalanmu masih panjang. Fokuskan dirimu untuk meraih cita – cita. Karena masa depanmu sangat berkaitan dengan ikhtiar yang kamu lakukan hari ini.

Teruslah memperbaiki diri. Nanti akan ada seseorang yang akan menghalalkanmu, yang akan setia mendampingimu, membimbingmu menyiapkan bekal untuk kehidupan yang sesungguhnya.

Inshaa Allah jika jalan yang kau tempuh halal, kita akan bersama jodoh dunia akhirat. Aamiinn.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar